Siapa pun dalam kehidupan ini, rasanya selalu ingin jadi lebih baik.. lebih baik.. lebih baik.. dan jadi lebih baik lagi daripada sebelumnya....
Sebutan kerennya, upgrade.
Layaknya hp, aplikasi, atau komputer, kalau dah lama, harus di upgrade.
Kenapa harus di upgrade? Karena sudah gak sesuai lagi dengan jaman now, yang kadang bahkan gak bisa dipakai lagi kalau gak di upgrade di jaman now...
Kalau kita ingat lagi akan hidup kita, saatnya kita merenungkan, bagaimana dengan hidup kita, apakah sudah ada upgrade hidup terjadi dalam diri kita?
Contoh upgrade hidup yang paling legendaris rasanya adalah Ayub ya...
Let's talk about upgrade hidup!
Saya sarikan dari kotbah pada suatu hari minggu di Gereja Duta Injil, Mal Ambasador, Jakarta.
Ayub
Kapan sih terjadi upgrade?
Upgrade, atau naik kelas, terjadi hanya kalau sudah melewati ujian...
Kalau dikaitkan dengan teknologi masa kini, maka download diperlukan, prosesnya memakan waktu dan seakan semua terhenti demi proses yang terjadi.
Macam ujian di sekolah, kalau saat ujian tidak sukses, maka upgrade gagal terjadi.
Kalau dikaitkan dengan teknologi masa kini, maka download diperlukan, prosesnya memakan waktu dan seakan semua terhenti demi proses yang terjadi.
Macam ujian di sekolah, kalau saat ujian tidak sukses, maka upgrade gagal terjadi.
Jadi, hal pertama untuk upgrade adalah UJIAN.
1 Korintus 3 : 13
sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. f Karena hari Tuhan g akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan h masing-masing orang akan diuji oleh api itu.
Lihat, Ayub, apa saja yang diuji?
1. Uang
Mendadak semua hartanya ludes dalam sekejap.
Disitu kita melihat bagaimana Ayub diuji soal uang.
Mat 6 : 21
Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.
Daud pun pernah berkata biarlah harta hilang tapi jangan sampai kehilangan Tuhan.
Bagaimana Ayub mengerjakan ujiannya ini?
Ayub juga berkata demikian
2. Anak dan Istri
Anak Ayub yang sebelumnya luar biasa sangat senang berpesta pora.
Ayub pun diuji. Anak Ayub semuanya mati mendadak bersamaan.
Tapi kemudian, anak Ayub diganti 10, dan yang teristimewa anak anak ini tidak lagi berpesta pora.
3 orang putrinya bahkan dituliskan super cantik.
Yang dikehendaki Tuhan dari kesatuan suami istri adalah lahirnya keturunan ilahi.
Keturunan ilahi akan lahir dari suami istri yang walaupun memiliki perbedaan tetapi bisa bersatu...
Keturunan ilahi akan lahir dari suami istri yang walaupun memiliki perbedaan tetapi bisa bersatu...
Bagaimana menyatukan perbedaan?
Tak ada cara lain selain meleburkannya menjadi satu.
Dilebur habis keduanya hingga yang muncul pribadi baru, pribadinya Kristus.
Yohanes 2: 1 -11
Tentang perkawinan di kana.
Ayat 10: dan berkata kepadanya: "Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik ; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang.
Demikian penggambaran value pernikahan yang dimiliki dunia.
Anggurnya downgrade. Lama kelamaan yang buruk yang keluar.
Tentang perkawinan di kana.
Ayat 10: dan berkata kepadanya: "Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik ; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang.
Demikian penggambaran value pernikahan yang dimiliki dunia.
Anggurnya downgrade. Lama kelamaan yang buruk yang keluar.
Sementara pernikahan yang melibatkan Tuhan di dalamnya, setelah lama malah keluar anggur yang tetap baik.Upgrade. Bukan downgrade.
Caranya menyatukan perbedaan: Melebur habissss... sampai Kristus yang muncul.
3. Ujian tentang dirinya sendiri
Ayub jadi sakit.
Inilah ujian yg paling berat.
Yaitu ego diri sendiri. Kena kesehatan diri sendiri. Kena diri kita.
Bagaimana kita mengalahkan diri kita sendiri.
Kuncinya: mengalahkan ego dan ingin hidup melaksanakan kehendakNya, membiarkan kehendakNya terjadi dalam hidup kita.
Setelah tahu ketiga bahan ujian untuk upgrade, maka ketika ujian itu tiba, di situlah saatnya kita mempraktekkan keseluruhan kehendak Tuhan.
Kunci pertama, memiliki pergaulan yang intim dengan Tuhan, sehingga dapat belajar mengerti kehendakNya.
Kunci kedua, memiliki kepercayaan yang besar pada Tuhan. Meletakkan seluruhnya di kakiNya.
Ketiga, tetap teguh dalamNYA.
Selamat menempuh ujian! Upgrade berikutnya....
Kuncinya: mengalahkan ego dan ingin hidup melaksanakan kehendakNya, membiarkan kehendakNya terjadi dalam hidup kita.
Setelah tahu ketiga bahan ujian untuk upgrade, maka ketika ujian itu tiba, di situlah saatnya kita mempraktekkan keseluruhan kehendak Tuhan.
Kunci pertama, memiliki pergaulan yang intim dengan Tuhan, sehingga dapat belajar mengerti kehendakNya.
Kunci kedua, memiliki kepercayaan yang besar pada Tuhan. Meletakkan seluruhnya di kakiNya.
Ketiga, tetap teguh dalamNYA.
Selamat menempuh ujian! Upgrade berikutnya....



No comments:
Post a Comment